Tampilkan postingan dengan label Warna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warna. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Februari 2009

WARNA DALAM DESAIN GRAFIS

Pemilihan Warna adalah satu hal yang sangat penting dalam menentukan respon dari pengunjung. Warna adalah hal yang pertama dilihat oleh seorang pengunjung (terutama warna background), dan Anda bisa membuat situs anda untuk menampilkan warna dulu sementara content yang lain (text dan image) masih dalam proses download. Cara ini akan membuat kesan atau mood untuk seluruh situs itu.

Untuk mencapai design warna yang efektif, bisa dimulai dengan memilih warna yang bisa merepresentasikan tujuan dari situs Anda. Pallet warna yang anda buat sebaiknya cocok dengan pribadi dan tujuan dari situs Anda. Jika misalnya situs Anda adalah untuk situs komunitas, maka sebaiknya Anda memilih warna warna hangat untuk membuat suasana lebih santai. Jika situs Anda adalah untuk situs Informasi, dimana content akan mendominasi, maka warna sebaiknya simple dan tidak mengganggu (misalnya jangan menggunakan background kembang2 dengan warna menyolok).

Anda bisa melihat di Tabel 1 dibawah, untuk korelasi secara umum secara psikologis antara warna dan orang.

WARNA

Respon Psikologi

Catatan

Merah

Power, energi, kehangatan, cinta, nafsu, agresi, bahaya

Warna Merah kadang berubah arti jika dikombinasikan dengan warna lain.
Merah dikombinakan dengan Hijau, maka akan menjadi simbol Natal.
Merah jika dikombinasikan denga Putih, akan mempunyai arti ‘bahagia’ di budaya Oriental.

Biru

Kepercayaan, Konservatif, Keamanan, Tehnologi, Kebersihan, Keteraturan

Banyak digunakan sebagai warna pada logo Bank di Amerika Serikat untuk memberikan kesan ‘kepercayaan’.

Hijau

Alami, Sehat, Keberuntungan, Pembaharuan

Warna Hijau tidak terlalu ’sukses’ untuk ukuran Global. Di Cina dan Perancis, kemasan dengan warna Hijau tidak begitu mendapat sambutan.
Tetapi di Timur Tengah, warna Hijau sangat disukai.

Yellow

Optimis, Harapan, Filosofi, Ketidak jujuran, Pengecut (untuk budaya Barat), pengkhianatan.

Kuning adalah warna keramat dalam agama Hindu.

Ungu/Jingga

Spiritual, Misteri, Kebangsawanan, Transformasi, Kekasaran, Keangkuhan

Warna Ungu sangat jarang ditemui di alam.

Oranye

Energy, Keseimbangan, Kehangantan

Menekankan sebuah produk yang tidak mahal.

Coklat

Tanah/Bumi, Reliability, Comfort, Daya Tahan.

Kemasan makanan di Amerika sering memakai warna Coklat dan sangat sukses, tetapi di Kolumbia, warna Coklat untuk kemasan kurang begitu membawa hasil.

Abu Abu

Intelek, Masa Depan (kayak warna Milenium), Kesederhanaan, Kesedihan

Warna Abu abu adalah warna yang paling gampang/mudah dilihat oleh mata.

Putih

Kesucian, Kebersihan, Ketepatan, Ketidak bersalahan, Setril, Kematian

Di Amerika, Putih melambangkan perkawinan (gaun pengantin berwarna putih), tapi di banyak budaya Timur (terutama India dan Cina), warna Putih melambangkan kematian.

Hitam

Power, Seksualitas, Kecanggihan, Kematian, Misteri, Ketakutan, Kesedihan, Keanggunan

Melambangkan kematian dan kesedihan di budaya Barat.
Sebagai warna Kemasan, Hitam melambangakan Keanggunan (Elegance), Kemakmuran (Wealth) dan Kecanggihan (Sopiscated)


Tidak hanya palet WARNA anda match dengan isi situs, tapi Anda juga harus memilih warna yang sesuai dengan budaya pengunjung anda. Beberapa penelitian menujukkan bahwa respon setiap orang dari budaya yang berbeda akan berbeda.

Misalnya warna Oranye, secara universal, akan merepresentasikan produk yang tidak mahal, dan perayaan Halloween.

Di Amerika, warna Biru Tua merepresentasikan Kepercayaan (TRUST), tapi di Korea, Kepercayaan lebih direpresentasikan oleh warna warna Pastel, terutama Pink.

Jadi penggunaan WARNA yang cocok, juga harus didukung oleh pemahaman tentang apa arti WARNA tersebut di demografi pengunjung yang kita tuju. (Misalnya, situs dengan warna Kuning Terang di Indonesia, mungkin akan dikaitkan dengan sebuah parpol tertentu).

Pengelompokan warna

  1. warna netral, adalah warna-warna yang tidak lagi memiliki kemurnian warna atau dengan kata lain merupakan warna primer maupun sekunder. Warna ini merupakan campuran ketiga kompnen warna sekaligus, tetapi tidak tidak dalam komposisi tepat sama.
  2. warna kontras, adalah warna yang berkesan berlawanan satu dengan lainnya. Warna kontras bis didapatkan dari warna yag berseberangan (memotong titik tengah segitika) terdiri atas warna primer dan warna sekunder. Tetapi tidak menutup kemungkinan pula membentuk kontras warna dengan mengolah nilai ataupun kemurnian warna. Contoh warna kontras adalah merah dengan hijau, kuning dengna ungu dan biru dengan jingga.
  3. warna panas, adalah kelompo warna dalam rentang setengah lingkaran di dalam lingkaran warna mulai merah hingga kuning. Warna ini menjadi simbil, riang semangat, marat dsb. Warna panas mengesankan jarak yang dekat.
  4. warna dingin, adalah kelompok warna dalam rentang setengah lingkaran warana mulai dari hijau hingga ungu. Warna ini menjadi simbol kelembutan, sejuk, nyaman dsb. Warna sejuk mengesankan jarak jauh.

PENGERTIAN VEKTOR DAN BITMAP

Perkembangan dunia gambar digital dalam berbagai bentuk menunjukkan semakin tingginya
kesadaran masyarakat akan image atau citra terhadap sesuatu objek atau benda. Perkembangan ini
tak lepas dari semakin kencangnya laju perkembangan hardware pencipta image maupun pengelola
hingga pencetakaan yang sangat bervariasi.
Pengolahan gambar dasar sebuah obyek sampai pada menghasilkan pencitraan yang indah akan
sesuatu tak lepas dari cita rasa seni seorang desainer grafis. Adalah seorang desainer yang mampu
menghasilkan desain indah bercita rasa seni tinggi dan mampu menampilkan pencitraan bagus atas
sebuah obyek/produk. Seorang desainer mampu memperkirakan sebuah obyek dasar akan dipoles
untuk menghasilkan karakter tertentu dengan kombinasi tertentu pula. Kemampuan seorang
desainer grafis dalam era digital jelas tak bisa dilepaskan dari perkembangan perangkat lunak dan
perangkat keras di bidang pengolahan digital image, mulai dari perangkat input, proses hingga
outputnya.
Di sisi perangkat lunak, pengolah grafis termasuk kategori yang memiliki penggemar yang sangat
banyak mengingat tingkat aplikatifnya yang relatif tinggi dibandingkan dengan misal, pemrograman
atau jaringan. Software pengolah gambar secara umum terbagi dalam dua bagian besar meskipun
tidak mutlak, yaitu pengolah vektor dan bitmap.
1. Vektor adalah serangkaian instruksi matematis yang dijabarkan dalam bentuk, garis, dan
bagian-bagain lain yang saling berhubungan dalam sebuah gambar. Ukuran file relatif kecil dan
jika diubah ukurannya (seperti gambar dibawah ini) kualitasnya tetap. Contoh file vektor
adalah .wmf, swf , cdr dan .ai. Dan sering dipakai dalam membuat logo, animasi, ilustrasi,
kartun, clipart dsb.
2. Bitmap adalah gambar bertipe raster. Mengandalkan jumlah pixel dalam satu satuan tertentu.
Semakin rapat pixel maka semakin baik kualitas gambar. Sebaliknya jika dipaksa diperbesar
akan terlihat pecah (seperti gambar dibawah ini). Besar file yang dihasilkan cenderung besar.
Contoh bitmap adalah .bmp, .jpg, .gif.
Suatu foto atau gambar bisa direpresentasikan dengan format bitmap dalam ribuan titik
warna-warni yang membentuk suatu pola. Pada file bitmap dikenal dua istilah penting, yaitu :
1. Resolusi atau jumlah titik persatuan luas, yang akan mempengaruhi ketajaman dan detil file
bitmap. Biasanya dinyatakan dalam satuan dpi (dot per inch).
2. Intensitas atau kedalaman warna, yang akan menentukan kualitas warna gambar secara
keseluruhan. Biasanya dikenal istilah 256 warna, high color, true color, gradasi abu-abu
(grayscale), serta hitam-putih (black & white).
Konsep Warna
Dalam pengolahan image, dikenal dua macam warna paling populer yangmenjadi standar
internasional, yaitu RGB dan CMYK.
1. RGB adalah singkatan dari Red-Green-Blue. 3 warna dasar yang dijadikan patokan warna secara
universal (primary colors). Dengan basis RGB, seorang desainer bisa mengubah warna ke dalam
kode-kode angka sehingga warna tersebut akan tampil universal. Dasar warna ini menjadi
standar pasti dalam konteks profesional, seorang desainer tidak bisa mengatakan sebuah warna
berdasar pertimbangan subektif, misal: biru muda menurut orang awam adalah birunya langit di
siang yang cerah, hal ini bisa jadi berbeda bagi orang lain dengan pertimbangan yang lain pula.
Untuk menyamakan persepsi dalam definisi warna, perlu adanya standar internasional dalam
konteks kerja profesional. Dengan standar RGB, seorang desainer dapat mengatakan warna
dengan komposisi angka yang jelas, warna biru memiliki komposisi perpaduan antara unsur Red,
Green, Blue dengan derajat angka untuk R : 115 – G : 221 – B : 240.
2. Standar warna internasional lainnya yang digunakan untuk dunia percetakan adalah CMYK yang
merupakan Singkatan dari Cyan – Magenta - Yellow, dan K mewakili warna hitam. Seperti halnya
RGB, CMYK menggunakan standardisasi warna dalam koordinat. Rangenya antara 0 - 100
sehingga kehadiran unsur K sangat menentukan. Berapapun koordinat CMY-nya, selama K-nya
100 maka warna tersebut akan jadi warna hitam. CMYK merupakan standar warna berbasis
pigment-based, menyesuaikan diri dengan standar industri printing. Sampai saat ini dunia
cetak-mencetak memakai 4 warna dasar dalam membuat warna apapun.
Penggunaan
Penggunaan perangkat lunak pengolah gambar ditujukan untuk dua kepentigan utama, untuk web
dan cetak. Keduanya saling bertolak belakang, untuk cetak, ukuran besar dan kualitas terbaik
adalah yang paling dominan. Sementara, hal paling utama dalam membuat grafis untuk web adalah
menciptakan file sekecil mungkin. Web gambar cukup membutuhkan gambar RGB dengan resolusi 72
dpi, sedangkan untuk kebutuhan cetak memakai tipe (CMYK) dengan resolusi 300 dpi.
Standar resolusi tersebut sudah umum dan berlaku secara luas. Nilai tersebut merupakan resolusi
paling reliable untuk dapat dilihat dengan mata manusia. Jika resolusi semakin tinggi, mata manusia
tidak akan dapat mengetahui bedanya. Oleh sebab itu, 300 dpi dianggap nilai yang cukup untuk
dicetak. Lain halnya dengan teks, dibutuhkan resolusi yang lebih besar yakni 400 dpi. Mengingat
pada teks biasanya terdiri dari satu warna.
Resolusi dan size sangat mempengaruhi besarnya file. Contoh, pada sebuah gambar CMYK dengan
ukuran 5 x 5 inch dan resolusi 300 dpi. Maka ukuran filenya kira-kira sebesar (5 x 300) x (5 x 300) =
600 x 600 = 360000 = 8,58Mb (Silahkan cek kombinasi tersebut dengan aplikasi Photoshop).
Format Gambar
1. JPEG (Joint Photographic Expert Group) atau JPG. Format ini didesain untuk gambar-gambar
dengan keadalaman warna 24-bit. Merupakan file standar dan paling populer di internet dan
media cetak.
2. GIF (Graphics Interchange Format). GIF terbatas dalam 256 warna saja, tapi salah satu
warnanya bisa dibikin ‘transparan’. Sehingga kita bisa meletakkan gambar dengan warna latar
yang berbeda-beda. Selain itu dapat dipakai sebagai animasi.
3. PNG (Portable Network Graphics). Sebuah konsorsium yang terdiri dari berbagai perusahaan
digital mengembangkan sebuah format baru yang disebut PNG. Merupakan jalan alternatif
pengganti GIF dengan mencontoh metode kompresi gambar LZW. Sekarang ini semua browser
internet sudah mendukungnya. Format ini memiliki keistimewaan untuk menyimpan bermacammacam
kedalaman warna. Format baru ini tidak mengikis 'informasi' warna dalam gambar
seperti yang dilakukan JPG. PNG juga membolehkan 'transparan'. Pilihan yang umum dalam
mengekspor gambar dalam format PNG adalah PNG-8 dan PNG-24. Maksudnya kira-kira mirip
dengan pilihan kita ketika mengekspor dalam GIF terdapat pilihan kedalaman 3 (yang artinya 8
warna), 4 (16 warna) atau 8 (256 warna).
4. TIFF (Tagged Image File Format). File yang dihasilkan adalah .tif, format ini sangat cocok
digunakan untuk desktop publishing.
5. BMP (BitMap Graphics). Format kuno dan abadi ini telah dikenal ketika sistem operasi DOS dan
Windows sampai sekarang. File yang dihasilkan adalah .bmp.
Soal Latihan
1. Sebutkan aplikasi pengolah grafis berbasis vektor dan bitmap masing-masing 4 [platform
windws, linux dan Macintosh]! [format jawaban menggunakan tabel di bawah ini